MTS AN NUR BULULAWANG

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Tampilkan postingan dengan label Bimbingan Konseling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bimbingan Konseling. Tampilkan semua postingan

MENGAPA ASSSESMENT PERLU DALAM EVALUASI PROGRAM.??

MENGAPA ASSSESMENT PERLU DALAM EVALUASI PROGRAM.??
  • Evaluasi memberi baikan tentang manfaat, keubtungan dan kelemahan pelaksanaan program
  • Dapat di gunakan dasar dalam menentukan kebijakan, keputusan tentang keberlanjutan program.
  • Dasar bagi penyusunan dan perbaikan program
Evaluasi (Bersifat Aplikatif) : Memutuskan, menilai, menganalisis, mengkaji, merangking, mereview, menskor, mempelajari, menimbang, dll

Arti Evaluasi :
a. Membentuk pendapat mengenai efisiensidan efektifitas kegiatan dengan menggunakan standar / kriteria sebagai patokan.
b. Metode pengambilan keputusan yang dilakukan dengan :
  1. Menentukan standar kemandirian peserta didik.
  2. Mengumpulkan informasi yang relevan
  3. Mengaplikasikan standar untuk menentukan nilai kualitas, utilitas, dan efektivitas.

Tujuan Evaluasi :
  1. Menyampaikan keputusan tentang nilai dari obyek yang di evaluasi
  2. Memberi informasi dalam rangka perbaikan program.
  3. Mendorong dialog yang bermanfaat.
  4. Memberi gambaran pengetahuan tingkat kesempurnaan program dan pelaksanaannya.

Fungsi evaluasi
  1. Mengetahui ketercapaian tujuan / kompetensi secara komprehensif
  2. Umpan balik untuk mengadakan perbaikan
  3. Menentukan angka kemajuan keberhasilan program atau keberhasilan proses belajar
»»  Baca Selengkapnya...

KONTEKS TUGAS DAN EKSPEKTASI KINERJA KONSELOR

Penegasan Konteks Tugas Konselor
Pelayanan bimbingan dan konseling dalam jalur pendidikan formal telah dipetakan secara tepat dalam kurikulum 1975, meskipun ketika itu masih dinamakan layanan bimbingan dan penyuluhan pendidikan, dan layanan di bidang pembelajaran yang dibingkai dalam kurikulum

Konselor adalah Sarjana Pendidikan (S-1) bidang Bimbingan dan Konseling dan telah menyelesaikan program Pendidikan Profesi Konselor (PPK), sedangkan individu yang menerima pelayanan bimbingan dan konseling disebut Konseli. Meskipun sama-sama berada dalam jalur pendidikan formal, perbedaan rentang usia peserta didik pada tiap jenjang memicu tampilnya kebutuhan pelayanan bimbingan dan konseling yang berbeda-beda pada tiap jenjang pendidikan.
 
Selengkapnya download disini
        DOWNLOAD
»»  Baca Selengkapnya...